BRMP Babel Dukung Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare di Batu Betumpang
BANGKA SELATAN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung mendukung pelaksanaan Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare yang digelar di kawasan Sawah Ulim, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan luas tanam melalui Penambahan Areal Tanam (PAT), sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah dan target swasembada pangan nasional. Pada tahap awal pelaksanaan di kawasan Sawah Ulim, luas lahan yang telah ditanam mencapai sekitar 20 hektare dan akan terus didorong pemanfaatannya secara optimal.
Gerakan tanam ini dihadiri Direktur Wilayah BRMP Babel, Intan Rahayu, S.Si., M.T., didampingi Kabag Tata Usaha Zikril Hidayat, S.Pt., M.Si., beserta tim. Turut hadir Direktur PEPI yang diwakili, Kepala DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan DPKP Kabupaten Bangka Selatan yang diwakili, Dandim 0432/Bangka Selatan, BWS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Camat Pulau Besar, Kepala Desa Batu Betumpang, Kelsi Penyuluhan, para penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta petani setempat.
Dalam sambutannya, Direktur Wilayah BRMP Babel, Intan Rahayu, S.Si., M.T., menegaskan pentingnya gerakan ini sebagai wujud penerapan pertanian modern. “Gerakan tanam serentak ini kita laksanakan dengan sistem pertanaman PM-AAS, Padi Modern - Accelerated Adaptation System. Sistem ini menuntut ketepatan waktu, jarak tanam, dan distribusi benih yang seragam. Karena itu, kita optimalkan penggunaan drone untuk mendukung PM-AAS,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan tanam bersama seluruh peserta. Pada kegiatan ini, proses penanaman didukung teknologi mekanisasi pertanian, termasuk pemanfaatan drone untuk menebar benih sesuai standar PM-AAS agar pola tanam lebih presisi, cepat, dan efisien. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi Brigade Pangan dan petani setempat dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi tenaga kerja, serta indeks pertanaman di Bangka Selatan.
Melalui sinergi antara BRMP Babel, pemerintah daerah, TNI, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani, Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah, meningkatkan produktivitas padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung tercapainya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.